Selasa, 29 Desember 2009

lingkungan eksternal

Lingkungan Langsung
Lingkungan yang mempengaruhi organisasi secara langsung (Stakeholders).
Lingkungan Langsung Eksternal
Lingkungan langsung yang berada di luar organisasi, contoh: konsumen, pemasok, dan pesaing.
Lingkungan Internal
Lingkungan yang langsung berada di dalam organisasi, contoh: karyawan, dewan komisaris.
Elemen Lingkungan Umum
Lingkungan yang tidak mempengaruhi secara langsung suatu organisasi.

Lingkungan Eksternal Organisasi
Sosial
Demografi, gaya hidup, dan nilai sosial.
Variabel Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan perubahan struktur ekonomi.
Variabel Politik
Peraturan pemerintah, dan perubahan struktur kepemerintahan.
Variabel Teknologi
Teknologi komputasi, telekomunikasi, bioteknologi, dan lainnya.
Dimensi Internasional
Era globalisasi

Lingkungan Eksternal Organisasi
Lima Kekuatan Kompetisi
Menentukan daya tarik suatu industri.
Halangan masuk produk (barrier to entry)
Pemasok
Pembeli
Ancaman Substitusi
Pesaing di Industri
Strategi Menghadapi Lingkungan
Ada tiga strategi:
Mempengaruhi lingkungan langsung, misal “melobi” pemerintah, menggunakan iklan dan promosi untuk mengubah perilaku konsumen.
Memonitor lingkungan tidak langsung, misal mengamati perubahan variabel demografis, sosial, dan ekonomi.
Menyesuaikan diri terhadap lingkungan, misal mengubah desain organisasi agar sesuai dengan lingkungannya


Etika Bisnis
Etika dalam Organisasi
Studi mengenai hak dan kewajiban seseorang, mengenai aturan moral yang digunakan orang dalam pengambilan keputusan, dan karakteristik hubungan antar manusia.
Tingkat individu
Kebijakan internal
Stakeholders
Masyarakat

Etika Bisnis
Pembentukan Nilai Etika
Pengaruh Keluarga
Keluarga yang berperilaku etis akan mendorong seorang individu berperilaku lebih etis.
Pengaruh Faktor Situasional
Situasi dapat mempengaruhi perilaku etis/tidak etis.
Nilai, Moral, dan Agama
Pengalaman Hidup
Pengaruh Teman
Etika dalam Organisasi
Hubungan organisasi dengan karyawan
Hubungan karyawan dengan organisasi
Hubungan organisasi dengan pihak luar

Etika Bisnis
Argumen Pro dan Kontra terhadap Tanggung Jawab Sosial
Argumen Pro: bisnis merupakan anggota masyarakat karena itu berkepentingan terhadap kemajuan dan kebaikan masyarakat.
Argumen Kontra: biaya tanggung jawab sosial cukup tinggi sehingga akan mendorong harga yang lebih tinggi.
Pendekatan Terhadap Tanggung Jawab Sosial
Penghindaran sosial
Kewajiban sosial
Respon sosial
Kontribusi sosial
Manajemen Tanggung Jawab Sosial
Menggabungkan perencanaan sosial ke dalam perencanaan tahunan, mengorganisir kegiatan sosial, dan melakukan pengendalian sosial.

Kewiraswastaan
Pengertian
Wiraswasta merintis usaha dari kecil, memanfaatkan kesempatan yang ada dengan cepat, suka mengambil resiko. Manajer memasuki organisasi pada saat organisasi menjadi besar, pandai mengelola persoalan organisasi yang kompleks, dan berhati-hati dalam hal resiko.
Arti Penting Kewiraswastawan
Meningkatkan produktivitas
Menciptakan teknologi baru
Mendorong inovasi
Membantu organisasi besar

Kewiraswastaan
Variabel Lingkungan Yang Mempengaruhi Kewiraswastawan
Variabel Ekonomi, insentif pasar dan besarnya modal di suatu masyarakat. Modal ditentukan oleh tabungan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh proporsi investasi terhadap GDP. Proporsi investasi tersebut dipengaruhi oleh keterbukaan ekonomi dan stabilitas politik.
Variabel Sosial
Sistem Hukum
Budaya
Mobilitas Sosial

Kewiraswastaan
Proses Kewiraswastaan
Kesempatan dan Ide
Ide bisnis dapat datang brbagai situasi: saat masih kerja, karena ingin memenuhi kebutuhan hidup, dan hobi.
Rencana Bisnis Formal
Dokumen yang disiapkan untuk mendirikan bisnis. Dapat berbentuk studi kelayakan usaha.
Halangan Untuk Masuk
Kurangnya pengetahuan pasar
Jaringan kerja dan informasi yang kurang mendukung
Modal yang kurang

Kewiraswastaan
Strategi Memasuki Pasar
Membangun perusahaan baru
Membeli perusahaan yang sudah ada
Franchise atau Waralaba
Bentuk Organisasi
Usaha perorangan
Firma
Perseroan
Faktor Penentu Keberhasilan
Faktor Penyebab Kegagalan
Permodalan yang kurang
Mesin atau peralatan yang ketinggalan jaman
Tidak mampu mendeteksi perubahan pasar
Kualifikasi pribadi yang kurang
Kurangnya pengalaman manajerial
Ketidakseimbangan pengalaman antara keuangan, produksi, dan fungsi lainnya
Manajemen yang tidak kompeten
Memelihara Semangat Kewiraswastaan ...

selesai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar